Syok Hipovolemik

Pengertian Syok Hipovolemik :
Kita mulai dari pengertian kata "syok" terlebih dahulu. Syok adalah gangguan hemodinamik yang menyebabkan tidak adekuatnya hantaran oksigen dan perfusi jaringan. Ada beberapa jenis syok dan salah satunya adalah syok hipovolemik.
Syok hipovolemik adalah syok yang terjadi akibat berkurangnya volume plasma di intravaskuler. 

Gejala Syok Hipovolemik :
Gejala yang timbul tergantung pada jumlah darah yang berkurang. Namun secara umum gejala-gejala yang mungkin timbul adalah sebagai berikut :

  • Peningkatan frekuensi pernafasan, frekuensi jantung dan nadi
  • Pengisian nadi lemah (halus)
  • Penurunan tekanan nadi
  • Kulit pucat dan dingin serta turgor yang buruk
  • Pengisian kapiler lambat
  • Produksi urin berkurang
  • Ujung-ujung ekstremitas terasa dingin
Mekanisme Terjadinya Syok Hipovolemik :
Saat terjadi perdarahan hebat, tubuh akan kehilangan plasma darah dengan jumlah yang banyak. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya preload atau jumlah darah yang di pompa oleh jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Respon  tubuh terhadap kehilangan volume sirkulasi tersebut dapat dibagi menjadi 3 tahapan yang juga sering disebut dengan "tahap syok hipovolemik" yakni sebagai berikut :
  1. Tahapan Kompensasi : Mekanisme autoregulasi tubuh masih dapat mempertahankan fungsi sirkulasi dengan meningkatkan respon simpatis (Pompa jantung meningkat)
  2. Tahapan Dekompesansi : Tubuh tidak mampu lagi mempertahankan fungsinya. Mekanisme autoregulasi tubuh berupaya memberikan perfusi ke jaringan organ-organ vital terutama otak sehingga terjadi penurunan aliran darah ke ekstremitas. Akibatnya ujung-ujung ekstremitas mulai pucat dan terasa dingin.
  3. Tahapan Irreversible : Bila kehilangan darah terjadi lebih lanjut maka akibatnya adalah kerusakan organ yang menetap dan tidak dapat diperbaiki.

Stadium Syok Hipovolemik :
Stadium 1 : 
  • Jumlah darah berkurang 15% (100-1000 mL)
  • Tekanan darah, frekuensi nadi dan frekuensi pernafasan masih dalam batas normal
Stadium 2 :
  • Jumlah darah berkurang 15-25% (1000-1500 mL)
  • Takikardi
  • Tekanan darah menurun (80-100 mmHg)
  • Frekuensi pernafasan meningkat
  • Pasien cemas
Stadium 3 :
  • Jumlah darah berkurang 25-35% (1500-2000 mL)
  • Frekuensi nadi semakin meningkat (>120)
  • Frekuensi pernafasan meningkat (>30)
  • Tekanan darah semakin menurun (70-80 mmHg)
Stadium 4 :
  • Jumlah darah berkurang >40%
  • Takikardi (>140) dengan pengisian lemah sampai tidak teraba
  • Tekanan darah menurun (Hipotensi berat 50-70 mmHg)
  • Penurunan kesadaran (Letargik)

Prognosis Syok Hipovolemik :
  • Prognosis baik bila tanda-tanda vital dapat dikembalikan menjadi normal dengan cepat dan segera dilakukan terapi cairan.
  • Prognosis buruk bila tidak segera ditangani. Prognosis buruk bila sudah memasuki stadium 4 atau masuk ke tahapan irreversible.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fisiologi Siklus Menstruasi

Etiologi dan Patogenesis Abortus Spontan